Rumah Bapak Gamal II - Bantul DIY

Project desain Rumah Joglo kali ini adalah desain ke-tiga milik Bapak Gamal, konsep utama dari desain rumah tersebut 90 % sama dengan desain sebelumnya, yang membedakan hanya lokasi site saat ini berada di Sariharjo, Sleman, DIY. Pada lokasi tersebut sudah berdiri sebuah bangunan dengan ukuran 10.5 x 8.5 meter sehingga pada rencana awal Bapak Gamal ingin membongkar bangunan ( dinding, atap, dll) tersebut, akan tetapi tetap memanfaatkan pondasi yang sudah ada. Luas tanah yang dimiliki sekitar 12.5 x 23.9 meter, site berada di tengah perkampungan serta persawahan milik warga.

   

Eksisting Site

Setelah mengetahui kondisi site yang ada, tahap diskusi mengenai desain pun mulai berjalan. Kebutuhan ruang pada desain kali ini sama persis dengan desain Rumah Joglo sebelumnya.  Akan tetapi terdapat beberapa request khusus dari Bapak Gamal, misalkan kamar utama yang diengkapi dengan kamar mandi semi outdoor pada lantai 1, ada pula dapur outdoor yang diletakkan berdekatan dengan kolam renang. Melalui proses diskusi, didaptkan luasan bangunan untuk lantai 1 sekitar 110 m2 dan untuk lantai 2 sekitar 100 m2.

Karena mengusung konsep utama yang sama dengan desain Rumah Joglo sebelumnya, maka atap Joglo menjadi salah satu unsure yang paling menonjol pada desain. Atap joglo dipilih dengan alasan untuk menonjolkan unsur “rumah jawa” sebagaimana mestinya. Untuk mempermanis fasad, dinding bangunan dikombinasikan dengan material batu bata ekspose dan batu alam pada beberapa sisinya. Jendela yang dipilih pun dengan ukuran yang cukup lebar dengan tujuan agar udara dan cahaya alami dapat masuk ke dalam ruangan secara optimal sehingga meminimalisir penggunaan AC. Pada area ruang jemur, ditambahkan kisi-kisi dengan material besi dan kayu yang disusun secara horizontal sehingga membentuk suatu pola tertentu. Tak ketinggalan penambahan unsur ornamen ukiran pada beberapa spot sehingga makin memperkuat konsep.

Desain kolam renang juga merupakan salah satu yang paling diperhatikan oleh Bapak Gamal. Mulai dari ukuran kolam, pemilihan material baik di luar maupun di dalam kolam, serta unsur tambahan berupa air mancur dan ornament patung pada sisi kolam renang. Area yang wajib ada di sekitar kolam renang yaitu area untuk bilas (shower) diletakkan di samping kolam renang dengan tambahan material batu alam tempel semakin menunjukkan kesan natural. Vegetasi yang dipilih untuk mengisi taman pun disesuaikan dengan konsep utama yaitu style jawa, misalkan pohon kamboja.

Pada desain  rumah joglo sebelumnya, tidak diperhatikan desain untuk pagar keliling, akan tetapi pada desain yang satu ini Bapak Gamal memilih sendiri desain pagar yang beliau kehendaki. Desain pagar berupa batu batas expose dengan ketinggian kurang lebih 3 meter. Penyusunan batu bata pun dibuat tidak rapat atau disusun agar tercipta rongga pada bagian atas.

Selain itu, terdapat pintu samping sebagai penyekat antara zona public dan zona privat (kolam renang). Desain pintu tersebut mengambil bentuk dari pintu Kerajaan Mataram, dengan tetap mengusung batu bata sebagai material pokok.

Ada pula gapura dan gerbang sebagai main entrance yang didesain sedemikian rupa agar cocok dengan konsep utama.



Arsigriya © 2022. Web by . All Rights Reserved