Rumah Bapak Iyan - Majalengka

Desain Rumah Bapak Iyan ini berlokasi di Majalengka, Jawa Barat. Luas tanah keseluruhan ± 650 m2, sedangkan luas bangunan lantai 1 ± 321 m2 dan luas lantai 2 ± 242 m2. Lantai 1 dibagi menjadi beberapa fungsi ruangan, antara lain: ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, mushola, gudang, garasi dan kamar tidur. Untuk lantai 2, fungsi ruangan antara lain: ruang keluarga, ruang kerja dan kamar tidur. Balkon di lantai 2 didesain lebih luas agar terkesan lega dan bisa untuk santai bersama keluarga. Penataan layout ruangan ini sangat sederhana. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan diletakan menjadi satu zona tanpa dinding penyekat, sehingga membuat kesan luas. Sedangkan untuk lantai 2 ada void yang fungsinya tidak hanya dilihat dari segi estetika saja, tetapi digunakan untuk mengatur sirkulasi udara agar suhu yang berada di dalam ruangan tetap terasa sejuk dan tidak panas. Selain itu, terdapat pula ruangan yang difungsikan sebagai ruang keluarga yang berukuran besar. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keleluasan pandangan di dalam rumah. Tetapi untuk ruang pribadi seperti kamar mandi dan kamar tidur masih dipisahkan di dalam ruangan tersendiri.

Rumah ini didesain dengan style rumah minimalis, sesuai permintaan dari klien. Dimana ciri khas bentuk rumah minimalis sangat sederhana, hanya berbentuk simple dan permainan fasad bentuk persegi. Desain rumah Bapak Kunto ini hanya berbentuk persegi dengan penambahan elemen geometris yang tegas pada fasad bangunan. Atap bangunan ini tidak berbentuk segitiga, melainkan atap datar dengan kemiringan ±5˚-10 ˚. Atap menggunakan material spandek dengan struktur besi hollow, alumunium foil, dan roof cover. Material spandek dipilih karena jenis ini memiliki daya tahan terhadap api, tahan gempa, ringan, tahan korosi, tahan rayap dan ramah lingkungan.

Untuk pintu dan jendela menggunakan material kayu. Desain jendela pada rumah ini dominan berukuran besar dan lebar, hal ini dimaksudkan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk kedalam rumah dan sirkulasi udara didalam rumah bisa lebih baik. Dengan begitu, tingkat kelembaban didalam rumah akan selalu terjaga dan pencahayaan alami juga mampu memberi nilai lebih secara estetika.

Pemilihan warna pada fasad bangunan cenderung warna-warna warm, sesuai dengan keinginan klien. Fasad bangunan dominan bewarna coklat muda atau beige. Pemberian detail pada eksterior bangunan hanya sederhana yaitu garis tegas tanpa dekorasi yang terlihat di bagian balkon. Warna beige pada fasad dominan dari penggunaan material granit. Selain material granit, terdapat pula elemen batu alam berwarna abu-abu pada fasad sehingga menimbulkan kesan kontras dengan material granit.

Arsigriya © 2021. Web by . All Rights Reserved