Rumah Ibu Ana – Sleman, DIY

Karya kali ini merupakan proyek renovasi fasade rumah tinggal milik Ibu Anna yang berlokasi di Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Rumah tinggal Ibu Ana ini terdiri dari dua lantai bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 190 meter persegi. Ibu Ana menginginkan perubahan serta penambahan ruang di beberapa bagian rumahnya seperti penambahan atap carport, perubahan garasi menjadi living room, penambahan kamar dan toilet untuk sopir pribadi, kamar asisten pribadi, kamar anak di lantai 2, area roof top lantai 3, serta perubahan minor lainnya.

Renovasi fasade rumah tinggal ini tidak merubah jauh dari konsep bangunan awal yakni konsep tropis. Hanya saja, kami memberikan banyak sentuhan batu alam pada sisi-sisi nya agar rumah terlihat fresh dan alami.

Pada fasade bagian barat, perubahan yang kami desain yakni pada bagian carport yang menggunakan atap dak dengan kaca agar area carport tidak gelap. Untuk dinding pembatas dengan tetangga kami desain tidak sepenuhnya solid melainkan menggunakan kombinasi roster yang bisa dijadikan pembatas secara fisik namun secara visual masih bisa terlihat, selain itu penggunaan roster juga sesuai untuk hunian di daerah tropis karena masih dapat memasukkan pencahayaan maupun penghawaan alami ke dalam hunian.

Untuk bagian atap teras kami tambahkan atap dari rangka hollow dan atap Solar Tuff, lalu untuk bagian kolom nya kami lapisi dengan material WPC (Wood Plastic Composite) untuk estetika dan menambah kesan alami.

Area yang semula yaitu garasi diubah menjadi area living room, oleh karena itu kami desain dengan bukaan kusen kaca agar tidak terlihat massive dan memperoleh pencahayaan dan penghawaan dari luar. Lalu pada bagian kamar tidur anak di lantai dua, menggunakan fasade dari batu granite bermotif batu alam warna cream serta kisi-kisi kayu dari material WPC. Kami juga tambahkan lampu spot di bagian kisi-kisi kayu agar ketika malam hari fasade rumah terlihat estetik. Untuk bukaan jendela di kamar anak ini sengaja kami taruh sisi pinggir dan menggunakan topi-topi untuk pembayangan dari arah barat dan agar tidak tampias air hujan. Untuk warna cat eksterior kami pilih warna cream yang menyatu dengan warna kisi-kisi kayu dan batu alam tempel yang digunakan.

Pada fasade bagian utara bangunan, terdapat perubahan yakni penambahan pada area kamar asisten. Fasade utara bangunan yang semula didominasi dengan penggunaan cat putih, kami ubah dengan penggunaan kombinasi batu alam tempel dan kisi-kisi kayu dari bahan WPC. Secara keseluruhan material batu alam tempel yang kami gunakan pada bangunan in antara lain batu paras dan granite motif batu alam warna cream.

Klien menginginkan adanya penambahan lantai rooftop yang dapat digunakan untuk bersantai, barbeque area, dan menikmati pemandangan atau view gunung Merapi yang dapat terlihat dari rumah tinggalnya. Untuk itu kami desainkan area rooftop di lantai 3 berupa area yang ternaungi atap atau semi outdoor untuk bersantai serta area outdoor tanpa atap untuk area barbeque dan menikmati pemandangan secara lebih leluasa. Area tangga kami tutup dengan tembok unfinishing (aci semen), roster untuk penghawaan alami, serta bukaan kaca dan kusen alumunium untuk menerangi area tangga dan menambah nilai estetika. Untuk pembatas area roof top menggunakan dinding bata di sekeliling nya dan di bagian fasade barat menggunakan railing kaca agar terlihat minimalis dan luas. Area semi outdoor ternaungi dengan kisi-kisi kayu yang terbuat dari material WPC (Wood Plastic Composite) dan diberi atap kaca agar tetap terang.

                Atap bangunan utama yaitu atap limasan tetap di pertahankan, sementara untuk bangunan tambahan yaitu kamar ART dan laundry menggunakan atap dak sekaligus untuk menampung water tank dan atap UPVC pada bagian laundry agar tetap mendapatkan pencahayaan optimal dan penghawaan alami.

 

 

Arsigriya © 2022. Web by . All Rights Reserved