Rumah Bapak Kunto - Yogyakarta

Desain rumah 2 lantai milik Bapak Kunto yang terletak di Yogyakarta. Rumah ini berdiri di atas lahan seluas ± 300m2. Lantai 1 memiliki luas ruangan ± 180m2 dengan kebutuhan ruang antara lain Ruang tamu, ruang keluarga, garasi, kamar tidur utama, dapur, ruang makan, kamar tidur anak, mushola dan kamar mandi. Sedangkan untuk lantai 2 memiliki luas ruangan ± 150m2 dengan kebutuhan ruang antara lain 2 kamar tidur anak, ruang keluarga, ruang kerja, ruang cuci jemur, kamar mandi, serta balkon dengan ukuran yang luas sesuai dengan keinginan beliau. Penataan layout ruangan ini sangat sederhana. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan di letakan menjadi satu zona tanpa dinding penyekat, hanya ada penyekat portable antara ruang tamu dengan ruang keluarga. Sedangkan untuk lantai 2 tidak ada void tetapi ruangan di fungsikan sebagai ruang keluarga yang berukuran besar. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keleluasan pandangan didalam rumah. Tetapi untuk ruang pribadi seperti kamar mandi dan kamar tidur masih di pisahkan didalam ruangan tersendiri.

Secara visual, style rumah ini mengarah pada desain rumah minimalis. Dimana ciri khas bentuk rumah minimalis sangat sederhana, hanya berbentuk seperti kotak kubus atau balok saja. Desain rumah Bapak Kunto ini hanya berbentuk kubus dengan penambahan elemen geometris yang tegas pada fasad bangunan. Atap bangunan ini tidak berbentuk segitiga, melainkan atap datar dengan kemiringan ±5˚-10 ˚. Atap menggunakan material spandek dengan struktur besi hollow, alumunium foil, dan roof cover. Material spandek dipilih karena jenis ini memiliki daya tahan terhadap api, tahan gempa, ringan, tahan korosi, tahan rayap dan ramah lingkungan.

Untuk pintu dan jendela menggunakan material kayu. Desain jendela pada rumah ini dominan berukuran besar dan lebar, hal ini dimaksudkan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk kedalam rumah. Dengan begitu, tingkat kelembaban didalam ruamh akan selalu terjaga dan pencahayaan alami juga mampu memberi penekanan dan nilai estetika lebih pada furnitur yang terpapar cahaya.

Pemilihan warna pada fasad bangunan cenderung warna-warna warm, sesuai dengan keinginan beliau. Fasad bangunan dominan bewarna coklat muda atau beige. Pemberian detail pada eksterior bangunan hanya sederhana yaitu garis tegas tanpa dekorasi yang terlihat di bagian balkon. Warna beige pada fasad dominan dari penggunaan material granit. Selain material granit, terdapat pula elemen batu alam bwarna abu-abu pada fasad.



Arsigriya © 2020. Web by . All Rights Reserved