Rumah Bapak Herry - Purworejo

Rumah bapak herry awalnya dikerjakan oleh biro arsitek lain. Pada waktu menghubungi kami, denah rumah sudah jadi, namun Pak Herry menginginkan bebrapa perubahan ruang. Informasi lebih lanjut, ternyata bangunan juga sudah beberapa persen berdiri. Bangunan eksisting sudah terbangun mulai dari pondasi, sloof, kolom, ring balok, balok kuda-kuda, dinding, beserta kusen jendela. Namun bangunan ini tidak dilanjutkan karena alasan tertentu yang tidak kami ketahui. Pihak klien menggunakan jasa biro kami untuk melanjutkan desain tersebut.

Pada awalnya kami mengikuti denah awal yang diberikan Pak Herry kepada kami. Kami mulai membuat denah rumah yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan ruang dari klien. Setelah melewati beberapa kali diskusi, desain denah rumah sudah disetujui oleh klien.

Hanya saja ketika desain sudah fix, klien ragu karena beliau melihat kejanggalan antara ukuran bangunan sebenarnya dengan gambar denah awal yang diberikan kepada kami. Akhirnya kami putuskan untuk survey alngsung ke lokasi untuk mendapatkan data ukuran yang lebih valid.

Setelah kami survey, ternyata kondisi dilapangan sangat berbeda dengan gambar awal yang diberikan kepada kami. Setelah diukur ulang ternyata bentuk dan ukuran tanah pun sangat berbeda jauh dengan kondisi gambar. Hal ini mungkin bisa terjadi karena tidak adanya koordinasi antara perencana dan pelaksana lapangan.

Kami pun membuat desain ulang berdasarkan data lapangan yang kami survey. Kami melakukan banyak perombakan terutama pada bagian tata ruang yg kurang memadai seperti taman dalam yang sangat kecil dan pemunculan kolom di tengah garasi yang kurang ideal dan atap yang tinggi sehingga memerlukan kontruksi yang lebih kuat. Ada beberapa penambahan fungsi bangunan seperti penambahan kolam di belakang, penambahan lantai 2 untuk fungsi ruang cuci area jemur dan gudang dan sisanya disesuaikan dengan kondisi dilapangan yang sudah terbangun.

Proses pembuatan desain 3 dimensi cukup rumit dikarenakan kondisi dilapangan yang terbangun bentuknya sangat monoton dan atap yang terbangun sangat besar dan tinggi sehingga memunculkan fasade bangunan yang terlihat pendek. Proses diskusi dengan klien pun cukup memakan waktu , keinginan klien yang menginginkan rumah yang indah dan megah terbatasi oleh kondisi struktur rumah yang sudah terbangun. Namun demikian, setelah beberapa kali revisi, klien menyetujui desain final yang kami buat. 

 

 



Arsigriya © 2022. Web by . All Rights Reserved