Rumah Bapak Dika - Bantul, DIY

Pada kesempatan kali ini kami dipercaya untuk mendesain rumah tinggal milik bapak Dika yang berlokasi di Bantul, Yogyakarta. Lokasi tapak pada proyek ini berada di area pemukiman dengan luas lahan 137 meter persegi. kondisi lahan merupakan lahan kosong yang sudah terdapat bangunan semi permanen dan sumur air bersih. Pada lokasi tersebut nantinya akan dibangun rumah 2 lantai yang terdiri dari sejumlah ruang-ruang sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan klien.

Hal pertama yang menjadi perhatian kami dalam mendesain rumah ini adalah beliau membutuhkan garasi yang cukup luas untuk mengakomodir hobi yaitu mengkoleksi Vespa klasik. Selanjutnya yang menjadi perhatian kami yaitu terkait sumur air bersih yang berada di dalam tapak, kami mempertimbangkan untuk tidak memindah atau menimbun sumur tersebut dan tetap mempertahankannya, maka pada lokasi sumur tersebut kami fungsikan sebagai taman indoor yang mana taman indoor tersebut menjadi acuan kami untuk menentukan fungsi ruang-ruang yang lainnya.

Dengan ukuran lahan tersebut kami desain dengan menyisakan ruang disisi samping dan belakang bangunan yang difungsikan sebagai sirkulasi pencahayaan dan penghawaan alami agar bangunan dapat “bernafas”.

Lantai 1 memiliki luas ruangan 95 m2 dengan kebutuhan ruang meliputi ruang tamu, dapur, dan taman indoor yang menyatu menjadi konsep openplan, kemudian terdapat toilet tamu, kamar tidur utama dengan kamar mandi utama, serta terdapat garasi yang memanjang. Sedangkan untuk lantai 2 memiliki luas ruangan 83 m2 dengan kebutuhan ruang antara lain: ruang keluarga yang berdekatan dengan taman semi outdoor, 2 kamar tidur anak, kamar mandi anak, dan ruang cuci jemur.

 

Bapak Dika menginginkan hunian dua lantai yang memiliki unsur material bata ekspose. Kami merespon dengan menerapkan konsep modern tropis untuk merespon iklim di Yogyakarta.

Pengolahan fasad pada bangunan ini menerapkan bentuk geometri yang sederhana yang di selimuti material-material alami seperti bata ekspose pada dinding lantai 1 yang di kombinasikan dengan unsur warna gelap, acian ekspose pada lantai 2 yang dikombinasi dengan unsur kayu dan roster. Pengunaan roster berfungsi untuk memasukan penghawaan alami dan cahaya dengan efek pembayangan ke dalam ruangan.

Kemudian juga terdapat warna netral berwarna putih yang bertali air agar tidak terkesan polos. Penggunan atap limasan dengan sudut kemiringan 30 derajat untuk mendapatkan tampilan fasad yang kokoh serta kontekstual dengan lingkungan sekitar. Pada taman semi outdoor yang terletak di lantai 2 terdapat naungan yang bermaterial besi dengan atap transparan yang direduksi dengan kisi-kisi kayu agar tidak panas dan menghasilkan efek bayangan garis-garis.

Tandon air berada segaris lurus dengan kamar mandi agar tidak banyak belokan pada saluran pipa sehingga aliran air akan terdistribusi dengan baik. Tandon air juga kami sembunyikan agar tidak mengganggu tampilan fasad bangunan.

Arsigriya © 2023. Web by . All Rights Reserved