Musholla Joglo Bapak Warndro - Sukoharjo

Musholla Joglo Bapak Warndo - Sukoharjo, Jawa Tengah 

Proyek kali ini merupakan bangunan Musholla milik Bapak Warndro yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah. Musholla ini dibangun di atas lahan seluas 360 m2. Kebutuhan ruang yang diinginkan klien antara lain ruang sholat dan mihrab, kamar mandi, ruang wudhu, dan ruang parkir sepeda.

Bangunan utama musholla berada di Barat-Utara lahan dengan luasan ruang utama (ruang sholat) berukuran 9m x 9m dan ruang imam (mihrab) berukuran 2,5m x 3m. Sisi kanan dan kiri musholla terdapat serambi kecil selebar 1 m dan tangga.Bangunan utama musholla berada di Barat-Utara lahan dengan luasan ruang utama (ruang sholat) berukuran 9m x 9m dan ruang imam (mihrab) berukuran 2,5m x 3m. Sisi kanan dan kiri musholla terdapat serambi kecil selebar 1 m dan tangga.

Ruang wudhu serta kamar mandi berada di sebelah timur laut lahan. Kamar mandi dan toilet dibedakan menjadi 2 zona, kamar mandi dan area wudhu perempuan merupakan area tertutup di bagian timur, sedangkan ruang wudhu jamaah laki-laki berupa area terbuka di sebelah barat kamar mandi. Terdapat washtafel serta cermin di sebelah selatan dari kamar mandi jamaah putri.

Ruang parkir sepeda berada di sebelah tenggara dari lahan yang memuat sekitar 8 sepeda atau motor. Ruang parkir sepeda dibangun dengan struktur kayu dan atap berbentuk pergola dengan penutup dari material kaca.

Musholla ini didesain dengan konsep bangunan adat Jawa Tengah atau konsep Joglo. Hampir keseluruhan struktur mulai dari kolom, balok, saka guru, tumpang sari, serta struktur atap menggunakan material kayu.

Material penutup dinding serta kusen pintu dan jendela juga berbahan kayu. Di atas kusen pintu dan jendela terdapat ukiran bergaya Jawa yang semakin menambah kesan etnik bangunan. Jendela menggunakan kombinasi jendela kaca hidup dan jendela kisi-kisi. Bangunan musholla ini didesain dengan memperhatikan penghawaan alami dan pencahayaan yang baik, antara lain menggunakan banyak bukaan yakni jendela hidup dan lubang kisi-kisi hampir di semua sisi bangunan. Pada bagian bawah dari atap susun kedua pun terdapat jendela kaca yang dapat dibuka sebagai jalur sirkulasi udara sehingga dapat membuat suhu udara di dalam musholla terasa sejuk. Selain sebagai jalur penghawaan alami, jendela kaca hidup juga berfungsi untuk mengoptimalkan pencahayaan alami untuk masuk ke dalam bangunan musholla.

Arsigriya © 2022. Web by . All Rights Reserved