Desain Mushola/ Langgar – Gresik

Pada kesempatan kali ini kami mendapat project sebuah Langgar yang diberi nama “Langgar Kidang Kuning”. Langgar ini berlokasi di Suci Manyar Gresik Jawa Timur , pemilik dari langgar ini adalah Forum Komunikasi Warga Suci. Langgar ini berdiri diatas lahan perbukitan. Kebutuhan ruang yang diinginkan antara lain, ruang sholat dan imam(mihrab), serambi, ruang wudhu, gudang sound system dan janitor yg berfungsi sebagai gudang penyimpanan alat kebersihan.

Ruang utama (ruang sholat) hanya berukuran 5x5.5m dengan sisa lahan di samping kanan dan kiri ruang sholat di gunakan sebagai serambi masjid dengan lebar 1m saja karena ukuran bangunan keseluruhan maksimal  7x8m. Ruang wudhu dibedakan menjadi 2 zona, disamping kanan  khusus untuk jamaah putra dan sebelah kiri untuk jamaah putri ,permintaan dari panitia memang tidak memakai toilet hanya tempat wudhu saja. Disamping kanan mihrab terdapat ruangan yang di fungsikan sebagai gudang janitor/kebersihan sedangkan sebelah samping kiri difungikan sebagai gudang ruang amplifier. Akses untuk langgar sendiri terdapat 3 yaitu dari samping kanan, kiri dan depan sebagai mainentrance utama.

Konsep yang diusung untuk desain langgar ini merupakan konsep Jawa Islami. Konsep Jawa islami dipilih sesuai permintaan panitia pembangunan, dengan pemilihan bentuk atap joglo berundak. Atap langgar ini masuk dalam kategori atap Joglo Mangkurat, yang mana memiliki ciri atap bersusun 3 (tiga susun) dan masing-masing sudut pada atap biasanya dibatasi dengan penggunaan lis plank. Sekitar. Bentuk atap yang bertingkat-tingkat dan semakin ke tengah jarak antara lantai dengan atap semakin tinggi,hal tersebut didesain untuk penghawaan alami karena pada saf atap kedua terdapat angin angin yang didesain mengunakan kerawangan sebagai sirkulasi udara alami dan menjadi nilai tambah dalam segi arsitektur. Ketika orang berada di serambi langgar merasakan udara langsung dari luar kemudian masuk ke dalam ruangan tetap merasakan keterikatan yaitu dengan konsep terbuka dengan didukung kaca-kaca pada pintu maupun jendela.

Selain dari atap,panitia pembangunan menekankan untuk mendominasi pengunaan matrial bata ekspose yang semakin mendukung konsep Jawa, Sedangkan konsep islami terlihat dari desain jendela atau maupun pintu. Untuk struktur bangunan mengunakan system rangka batang dengan kolom utama sebesar 30x30cm dengan diberi variasi beton profile temple. Karena ketinggian bangunan dari tanah 60cm, sehingga bagian serambi untuk lebih safety di tambahkan pagar dari kayu mengelilingi sepanjang serambi dengan tinggi pagar ± 1m.

Arsigriya © 2021. Web by . All Rights Reserved