Cafe Bapak Dito - Sleman DIY

Proyek cafe ini berlokasi di Cebongan, Yogyakarta, dengan luas lahan sebesar 180 m2 dan memiliki luas bangunan 115 m2 . Bangunan ini memiliki dua lantai yang memiliki pembagian zona yang berbeda. Lantai 1 digunakan untuk dapur, mini bar, no smoking area, gallery, dan toilet, sedangkan lantai 2 digunakan untuk smoking area. 

Proyek cafe ini bermula dari perkenalan pimpinan kami dengan Bapak Dito selaku pemilik cafe. Beliau menginginkan sebuah cafe dengan desain yang unik, dan tidak seperti cafe atau coffee shop yang lain. Kami menawarkan desain industrial dalam merespon keinginan tersebut. Gaya industrial yang identik dengan penggunaan material berbahan dasar metal, kaca, serta dinding bata atau beton sementara lantai dasar dengan menggunakan material berbahan kayu, beton, ataupun semen. Karakteristik dari gaya arsitektur industrial adalah kesan unfinished. 

Warna yang digunakan merupakan warna yang tercipta dari material-material yang digunakan. Warna merah kecokelatan dari batu bata, abu-abu dari beton, cokelat dari kayu dan warna hitam menjadi pilihan warna baik pada eksterior maupun interior cafe ini. 

Interior pada cafe didesain dengan menggunakan jendela-jendela yang berukuran besar sehingga diharapkan ketika siang hari tidak banyak menggunakan pencahayaan buatan. Ketika malam hari, lampu-lampu pada interior cafe berfokus pada detail peralatan seperti meja, dinding, lukisan dan benda-benda yang dipajang pada area galeri. 

Dekorasi pada cafe menggunakan perabotan yang berbentuk sederhana dengan material metal yang dipadukan dengan material kayu. Tekstur kayu dengan permukaan kasar yang dipadukan tekstur logam yang licin dan berkilau, sehingga kesan yang tercipta dari perpaduan tersebut memiliki keunikan tersendiri. Perabot yang terkesan sederhana tersebut dipadukan dengan sofa di beberapa sudut untuk memberikan keseimbangan visual yang kontras.



Arsigriya © 2021. Web by . All Rights Reserved