Rumah Bapak Ismail - Nusa Tenggara Timur

 

Nusa Tenggara Timur memiliki iklim yang cukup ekstrem, paparan sinar matahari cukup terik sehingga desain bangunan khususnya rumah tinggal pun harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada.

Luas tanah yang Bapak Ismail miliki sekitar 375 m2 (15 x 25 meter). Rencananya pada tanah tersebut akan dibangun sebuah rumah 1 lantai yang dapat memenuhi kebutuhan tempat tinggal bagi beliau dan keluarga. Dengan lahan yang cukup luas, Bapak Ismail ingin mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka hijau untuk menciptakan keasrian lingkungan. Maka area yang digunakan untuk bangunan hanya sekitar 136 m2 (12.5 x 12 meter) saja sehingga lahan yang tersisa masih cukup luas dan dapat dioptimalkan sebagai taman.

Ruangan yang terdapat di dalam rumah milik Bapak Ismail ini tidak banyak berbeda dengan rumah tinggal di Indonesia pada umumnya. Pada rumah ini terdapat kios di bagian depan, selain itu terdapat 1 ruang tamu sebagai main entrance bangunan diikuti dengan ruang keluarga, terdapat 2 ruang tidur untuk anak, 1 ruang tidur utama yang dilengkapi dengan kamar mandi, ruang makan dan dapur, 1 KM/WC, serta area cuci dan jemur di bagian belakang. Sesuai dengan konsep awal yaitu memasukkan cahaya dan udara seoptimal mungkin ke dalam bangunan, maka terdapat 3 teras dengan akses masuk-keluar bangunan yaitu pada bagian depan, samping tengah, dan bagian belakang. Hal tersebut memungkinkan udara dalam ruang dapat bergerak sehingga tercipta penghawaan dalam ruang yang baik. Penggunaan AC dalam rumah memang sengaja dihindari oleh Bapak Ismail karena beberapa alasan, maka pada desain diusahakan tiap ruang memiliki bukaan berupa jendela dan ventilasi udara guna mendapatkan kualitas ruang yang sehat.

Untuk desain fasad bangunan yang dipilih adalah modern-tropis dengan warna dominan soft cream. Perpaduan antara warna cat dinding dengan 2 jenis batu alam pada fasad menjadikan rumah ini terkesan modern. Batu alam yang digunakan adalah jenis batu Palimanan dan jenis Batu tempel. Keduanya merupakan material yang mudah didapat. Selain itu, bangunan dilengkapi dengan atap carport yang terbuat dari material besi hollow dan kisi-kisi kayu. Pada teras samping dan belakang menggunakan bentuk kolom silinder sebagai variasi pada desain. Material pintu dan jendela yang digunakan pun bervariasi mulai dari kayu hingga alumunium solid.

Diharapkan desain rumah tinggal milik Bapak Ismail ini dapat sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap anggota keluarga.



Arsigriya © 2021. Web by . All Rights Reserved